header
Tuesday, November 20, 2018

SATUAN INTELKAM

KASAT INTELKAM

AKP DIDI SETYADI

DAFTAR RIWAYAT HIDUP
. .
N A M A : DIDI SETYADI TEMPAT/ : CIREBON
TGL.LAHIR : 06 Mar 1967
PKT/NRP : AKP / 67030434 AGAMA : ISLAM
JABATAN : KASAT INTELKAM POLRES CIREBON POLDA JABAR SUKU : JAWA
TMT.JAB : 12 Mei 2015
. .
DIKPOL: DIKUM: DIKJUR:

SECABA 1989 6 SD 1981
SECAPA 2007 513 SMP 1984
SMU 1987

. .

KECAKAPAN BAHASA PANGKAT TMT PANGKAT
BAHASA ASING BRIPDA 03-11-1989
INGGRIS (Pasif) BRIPTU 01-10-1994
BRIGADIR 01-10-1998
BAHASA DAERAH BRIPKA 01-01-2003
JAWA Aktif, SUNDA Aktif, IPDA 30-10-2007
IPTU 01-01-2011
AKP 01-01-2014

. .
RIWAYAT JABATAN:

23-10-1990 BA DIS INFOLAHTA POLDA JABAR
06-12-1999 BA SAT INTELKAM POLRES CIREBON POLWIL CIREBON
30-10-2007 PAMA POLDA JABAR
15-02-2008 PAMA POLWIL CIREBON (ARAHAN TUGAS SBG KA SPK POLRES KUNINGAN)
02-12-2008 KAUR BIN OPS SAT INTELKAM POLRES CIREBON POLWIL CIREBON
02-12-2008 PAMA POLRES CIREBON POLDA JABAR
23-05-2013 KANIT SABHARA POLSEK GEMPOL POLRES CIREBON
12-05-2015 KASAT INTELKAM POLRES CIREBON POLDA JABAR

intelkam

Satintelkam sebagaimana dimaksud Pasal 10 huruf b merupakan unsur pelaksana tugas pokok yang berada di bawah Kapolres.

Satintelkam bertugas menyelenggarakan dan membina fungsi Intelijen bidang keamanan, pelayanan yang berkaitan dengan ijin keramaian umum dan penerbitan SKCK, menerima pemberitahuan kegiatan masyarakat atau kegiatan politik, serta membuat rekomendasi atas permohonan izin pemegang senjata api dan penggunaan bahan peledak.

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Satintelkam menyelenggarakan fungsi:

  1. pembinaan kegiatan intelijen dalam bidang keamanan, antara lain persandian dan produk intelijen di lingkungan Polres;
  2. pelaksanaan kegiatan operasional intelijen keamanan guna terselenggaranya deteksi dini (early detection) dan peringatan dini (early warning), pengembangan jaringan informasi melalui pemberdayaan personel pengemban fungsi intelijen;
  3. pengumpulan, penyimpanan, dan pemutakhiran biodata tokoh formal atau informal organisasi sosial, masyarakat, politik, dan pemerintah daerah;
  4. pendokumentasian dan penganalisisan terhadap perkembangan lingkungan strategik serta penyusunan produk intelijen untuk mendukung kegiatan Polres;
  5. penyusunan prakiraan intelijen keamanan dan menyajikan hasil analisis setiap perkembangan yang perlu mendapat perhatian pimpinan;
  6. penerbitan surat izin untuk keramaian dan kegiatan masyarakat antara lain dalam bentuk pesta (festival, bazar, konser), pawai, pasar malam, pameran, pekan raya, dan pertunjukkan/permainan ketangkasan;
  7. penerbitan STTP untuk kegiatan masyarakat, antara lain dalam bentuk rapat, sidang, muktamar, kongres, seminar, sarasehan, temu kader, diskusi panel, dialog interaktif, outward bound, dan kegiatan politik; dan
  8. pelayanan SKCK serta rekomendasi penggunaan senjata api dan bahan peledak.

 

Satintelkam dipimpin oleh Kasatintelkam yang bertanggung jawab kepada Kapolres, dan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di bawah kendali Wakapolres.

Khusus pada Polres Tipe Metropolitan, Polrestabes, dan Polresta, Kasatintelkam dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Wakil Kepala Satuan Intelkam (Wakasatintelkam).

 

Satintelkam dalam melaksanakan tugas dibantu oleh:

  1. Urusan Pembinaan Operasional (Urbinopsnal), yang bertugas melakukan pembinaan kegiatan intelijen dalam bidang keamanan, mengumpulkan, menyimpan, dan melakukan pemutakhiran biodata tokoh formal atau informal organisasi sosial, masyarakat, politik, dan pemerintah daerah, serta persandian, pendokumentasian, penganalisisan terhadap perkembangan lingkungan strategik, penyusunan produk intelijen untuk mendukung kegiatan Polres, dan pemberdayaan personel pengemban fungsi intelijen;
  2. Urusan Administrasi dan Ketatausahaan (Urmintu), yang bertugas menyelenggarakan kegiatan administrasi dan ketatausahaan, memberikan pelayanan dalam bentuk izin keramaian umum dan kegiatan masyarakat lainnya, STTP, rekomendasi penggunaan senjata api dan bahan peledak, SKCK kepada masyarakat yang membutuhkan, dan melakukan pengawasan dan pengamanan atas pelaksanaannya; dan
  3. Unit, terdiri dari paling banyak 7 (tujuh) Unit, yang bertugas melaksanakan tugas-tugas operasional meliputi kegiatan operasional intelijen keamanan guna terselenggaranya deteksi dini (early detection) dan peringatan dini (early warning), pengembangan jaringan informasi dan penyusunan prakiraan intelijen keamanan dan menyajikan hasil analisis setiap perkembangan yang perlu mendapat perhatian pimpinan.

 

anggaran

 

PNBP

pnbp