Beber – (23/02/2024)Adanya praktik peminjaman uang melalui bank keliling atau yang dikenal dengan istilah ‘Bank Emok’. Bank Emok adalah praktik ilegal di mana individu atau kelompok meminjamkan uang kepada masyarakat dengan bunga yang sangat tinggi, dan sering kali melakukan penagihan secara kasar dan menggunakan tindakan kekerasan.

Dalam kegiatan Jumat Curhat Bersama dengan masyarakat Kamarang, Kapolsek Beber AKP Eddie Mulyono SH memberikan penjelasan tentang bahaya menggunakan layanan Bank Emok. Beliau menjelaskan bahwa Bank Emok tidak memiliki izin dari otoritas perbankan, sehingga tidak memiliki perlindungan hukum bagi konsumen. Selain itu, bunga yang dikenakan oleh Bank Emok sangat tinggi dan bisa mencapai angka yang tidak wajar, sehingga membahayakan kesejahteraan dan keuangan masyarakat yang meminjam.

Sebagai contoh, kita bisa membayangkan seseorang yang meminjam uang dari Bank Emok dengan bunga 5% yang harus dibayar setiap bulan. Dalam waktu satu tahun, bunga yang harus dibayar akan mencapai 60% dari jumlah pinjaman awal. Bayangkan jika seseorang meminjam uang sebesar Rp 10 juta, maka dengan bunga yang tinggi tersebut dia harus membayar Rp 16 juta dalam waktu satu tahun.

Dengan adanya Jum’at curhat ini diharapkan masyarakat bisa lebih sadar terhadap bahaya meminjam uang di Bank Emok dan diharapkan pula sudah tidak ada lagi masyarakat yang meminjam uang dari Bank Emok tersebut.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni SIK SH MH menegaskan dalam hal ini, sebagai masyarakat, kita perlu memahami tentang bahaya Bank Emok dan memilih untuk menggunakan jasa perbankan yang legal, sehingga terhindar dari risiko penipuan dan penggelembungan bunga yang merugikan.Sehingga tidak adanya keresahan yang terjadi dimasyarakat yang bisa mengganggu kondusifitas wilayah.

Find this content useful? Share it with your friends!