CIREBON – Menjelang dan selama bulan suci Ramadhan, Kepolisian Sektor (Polsek) Lemahabang secara rutin menggelar patroli di jalur-jalur yang dinilai rawan terhadap aksi kejahatan. Langkah proaktif ini diambil sebagai upaya pencegahan terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kerap meningkat di malam hari.
Dalam giat patroli yang dilaksanakan tadi malam, Kamis (26/02/2026), unit Patroli Polsek Lemahabang menyambangi sejumlah titik rawan di wilayah hukum Polresta Cirebon. Petugas melaksanakan patroli stasioner di sepanjang jalan raya, fokus pada pencegahan tindakan kriminalitas seperti pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Selain itu, patroli juga bertujuan untuk mengantisipasi potensi tawuran antarwarga dan gangguan Kamtibmas lainnya yang dapat meresahkan masyarakat.
Kapolsek Lemahabang, Kompol Dr. Yuliana SAB., M.SI., melalui AKP Ade Thomas, menyatakan bahwa kegiatan kepolisian ini merupakan wujud nyata Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. “Kami berupaya memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melintas, siap memberikan pelayanan apabila ada yang membutuhkan kehadiran Polisi dengan segera, dan yang terpenting adalah mencegah berbagai potensi gangguan Kamtibmas,” ujar AKP Ade Thomas.
Ia menambahkan, patroli ini secara khusus mengantisipasi maraknya aksi pencurian dengan kekerasan, begal, aksi genk motor, dan tawuran, serta potensi gangguan Kamtibmas lainnya yang berisiko terjadi di malam hari, terutama di bulan Ramadhan yang identik dengan peningkatan aktivitas masyarakat di luar rumah pada jam-jam tertentu.
Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, SH., S.I.K., MH., melalui Kompol Dr. Yuliana SAB., M.SI., menegaskan bahwa melalui kegiatan patroli ini, Polri berkomitmen untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. “Kami berupaya keras untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan aktivitas sehari-hari dengan tenang dan nyaman tanpa rasa takut akan ancaman kejahatan,” pungkasnya.