Ciwaringin – Upaya mencegah penyakit stunting merupakan tanggung jawab bersama sebagaimana Polsek Ciwaringin Polresta Cirebon, memiliki keinginan kuat Untuk menurunkan/mencegah angka Stunting dengan cepat melalui program Polri Presisi penanggulangan percepatan penurunan Stunting, dengan memberikan sembako yang dibutuhkan bagi perbaikan gizi bagi Balita Stunting yang diantaranya dibagikan kepada balita stunting/Anak Asuh dilakukan di halaman Mapolsek Ciwaringin, telah dibagikan berupa sembako bagi balita kurang gizi/Stunting,
Kapolsek Ciwaringin yang didampingi oleh Bhabinkamtibmas Desa Bringin Aiptu H. As’ary dan Ps Kanit Binmas Aiptu Supartono, menjalankan Program Orang Tua Asuh Peduli Stunting, Rabu ( 31/01/2024)

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh atau kurang gizi yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak di bawah usia 5 tahun.
Dalam upaya untuk mengatasi stunting dan meningkatkan status gizi anak, memberikan sembako yang dibutuhkan bagi balita stunting merupakan salah satu langkah yang efektif. Kapolsek Ciwaringin, melakukan hal yang sangat positif dalam hal membantu orang tua dan anak-anak yang membutuhkan.
Dalam memberikan sembako, Bhabinkamtibmas Polsek Ciwaringin, terus melakukan monitor dan evaluasi terhadap dampak dari bantuan yang diberikan. Selain itu, program-program pendampingan lainnya seperti edukasi gizi bagi ibu-ibu juga sangat penting untuk membantu mencegah terjadinya kasus stunting. dalam langkah ini dapat membuat perbaikan status gizi dan hidup lebih baik bagi anak-anak dan keluarga di desa Susukan dan sekitarnya.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni S,I,K. S,H. M,H melalui Kapolsek Ciwaringin AKP Baban Kurbandi, mengatakan kegiatan anak asuh stunting ini merupakan kegiatan yang dimana pihak Kepolisian memiliki kepedulian kepada balita stunting karena balita stunting ini adalah generasi penerus bangsa yang harus di berikan perhatikan untuk bisa memenuhi kekurangan gizinya dan bisa tumbuh dengan sehat.Dengan adanya program anak asuh Stunting dapat mengurangi terjadinya anak kekurangan gizi untuk pertumbuhan bagi Balita. Semoga kedepannya tidak ada anak balita yg pertumbuhan kurang karena kekurangan gizi.