Polsek Depok Polresta Cirebon – Kepolisian Sektor Depok Polresta Cirebon, terus berupaya mendekatkan diri dengan masyarakat melalui program ‘Jumat Curhat’. Kali ini, kegiatan tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Bahjah Jamblang Desa Kasugengan Kidul Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon, Jum’at (01-03-2024).
Dalam forum yang digelar secara rutin ini, polisi berinteraksi langsung dengan tokoh agama untuk menyaring aspirasi dan mencari solusi terhadap permasalahan di tengah masyarakat.
Kapolsek Depok Akp Afandi, S.H., M.H, memimpin kegiatan Jumat Curhat di Ponpes Al-Bahjah Jamblang, didampingi Ps, Kanit Intelkam Aiptu Purwanto dan Ps. Kanit Propam Aiptu Didi Rohadi. Acara ini turut dihadiri oleh Muspika Kecamatan Depok, menunjukkan sinergi antara kepolisian dan pemerintah kecamatan dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
“Kami silaturahmi ke pondok pesantren mengucapkan terimaksih kepada para ulama yang telah bersama menjaga Kamtibmas dari Menjelang pemungutan suara pada 14 Februari 2024 dan Pasca Pemungutan suara, kami terus membangun komunikasi bersama para tokoh untuk bersama-sama menjaga agar situasi dan kondisi keamanan khususnya di Wilayah hukum Polsek Depok Polresta Cirebon tetap aman dan kondusif ,” ucap Kapolsek
Pada kesempatan tersebut, Ustadz Arif, Pengasuh Pesantren Al-Bahjah Jamblang, menyambut baik kehadiran polisi dalam silaturahmi tersebut. Menurutnya, inisiatif Kepolisian Depok Polresta Cirebon untuk berdialog dengan tokoh agama merupakan langkah positif dalam menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah Depok.
“Kami mengapresiasi kegiatan ‘Jumat Curhat’ yang diadakan oleh Polsek Depok. Ini merupakan langkah positif dalam membangun kedekatan dengan masyarakat dan tokoh agama,” ungkap Ustadz Arif.
Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H melalui Kapolsek Depok mengatakan “Program ‘Jumat Curhat’ ini, tidak hanya menjadi ajang untuk mendengar aspirasi masyarakat, tetapi juga sebagai wujud nyata dari kepolisian dalam menjalin hubungan yang baik dengan seluruh lapisan masyarakat, khususnya para tokoh agama. Hal ini diharapkan dapat menjadi wadah efektif untuk membangun kepercayaan antara polisi dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.